PENYELESAIAN BARANG YANG MENJADI BARANG MILIK NEGARA (BMN) DENGAN PEMUSNAHAN

SURABAYA (01/11/2017) – Bea Cukai Tanjung Perak telah berulang kali menyelenggarakan pemusnahan terhadap barang-barang yang ditetapkan barang milik negara. Penanganan setiap barang berbeda melihat karakteristik barang dan terutama harus sesuai dengan putusan Menteri Keuangan.

 

Dalam kesempatan kali ini, pemusnahan diselenggarakan di PT. Multi Bintang Abadi dengan jenis barang yang akan dimusnahkan berupa minuman dalam bentuk kemasan botol kaca merk John Red Red Label Blended Scotch  Wishky 40 % Alc/Vol Product of Scotland isi 700 ml sejumlah 15.360 botol senilai Rp. 1.250.841.000 (satu milyar dua ratus lima puluh juta delapan ratus empat puluh satu ribu rupiah)

 

Barang-barang dimaksud merupakan barang asal impor yang mulanya ditujukan untuk kepentingan perusahaan, namun menurut pengakuan importir, pihak yang bersangkutan tidak pernah melakukan transaksi pembelian atas barang dimaksud. Sehingga barang tersebut tidak diajukan PIB (Pemberitahuan Impor Barang) oleh importir.

 

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 62/PMK.04/2011 tentang Penyelesaian Terhadap Barang Yang Dinyatakan Tidak Dikuasai, Barang Yang Dikuasai Negara, Dan Barang Yang Menjadi Milik Negara pada pasal 1 ayat 2 yaitu barang yang tidak dikeluarkan dari Tempat Penimbunan Sementara yang berada di dalam area pelabuhan dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari sejak penimbunannya akan ditetapkan sebagai barang yang tidak dikuasai. Adapun barang tersebut ditimbun di TPP PT. Multi Bintang Abadi. Atas penetapan tersebut, Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Perak mengusulkan kepada Menteri Keuangan mengenai peruntukkan barang dimaksud, yaitu berupa pemusnahan dan usulan tersebut telah disetujui oleh Menteri Keuangan berdasarkan Surat Nomor S-151/MK.6/KN.5/2017 tanggal 22/06/2017.

 

Pemusnahan barang diatas dilakukan bersama dengan barang lain yang sebelumnya telah mendapatkan persetujuan pemusnahan. Diantaranya barang personal effect berupa pakaian, buku bacaan, kaset VCD, mainan, tas dan barang-barang lain seperti handphone merk Nokia sebanyak 67 buah serta baterai laptop dengan berbagai merk sebanyak 262 buah.

 

Selain itu, barang berupa Aquilla Mineral Water (Natural Mineral Water) kemasan 330 ml dan 600 ml, masing-masing sebanyak 4.320 botol dan 6360 botol juga turut dimusnahkan. Pemusnahan ini hanya dilakukan secara simbolis, mengingat jumlah barang yang begitu banyak. Pemusnahan sisa barang dilakukan di PT. Putra Restu Ibu Abadi, jalan Raya Lakar Dowo RT 02/RW 05 Kec. Jetis Kab. Mojokerto pada hari yang sama dengan pemusnahan di PT. Multi Bintang Abadi dan dilakukan pengawalan oleh petugas Bea dan Cukai.

Dokumentasi Tim PLI