Partisipasi Tim PUG BC Perak dalam 2nd Gender Equality and Ecological Justice (GE2) International Conference

Salatiga, 12 Agustus 2017.  Tim kerja implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG) Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Tanjung Perak kembali mendapat kehormatan besar ketika memperoleh kesempatan untuk hadir dan berpartisipasi dalam 2nd Gender Equality and Ecological Justice (GE2) International Conference yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pusat Studi Wanita/Gender dan Anak Seluruh Indonesia (ASWGI) di Salatiga. Dalam konferensi internasional bertajuk Empowerment of Women’s Knowledge for Equality, Child’s Protection, Peace, and Sustaiable Development” yang berlangsung di Auditorium Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga ini, Tim PUG BC Perak yang kali ini diwakili oleh Lenni Ika Wahyudiasti, selaku Ketua Tim PUG sekaligus Kepala Subbagian Umum KPPBC TMP Tanjung Perak, Fhierda Husein, Erna Rahayu, Wahyu Ramadhan dan Bagus Septana berkesempatan mengikuti berbagai agenda yang digelar dalam konferensi empat hari sejak tanggal 9 s.d 12 Agustus 2017 tersebut.

Tak hanya mengikuti kegiatan sidang pleno yang berbahasa pengantar Bahasa Inggris dan menghadirkan dua pemateri utama yaitu Dr. Ida Sabelis, Associate Professor dari Free University, Amsterdam sekaligus Editor pada Jurnal Gender Work and Organization-Wiley Blackwell Publisher yang mempresentasikan  Diversity and International Feminism” dan Dr. Ratna Saptari, MA dari Institute of Cultural Anthropology and Development Sociology, Faculty of Social and Behavioural Sciences, Leiden University yang menyajikan makalah dengan tema “Gender and Intersectionality: Key Issues and Problems” pada hari kedua, Tim PUG BC Perak juga berkesempatan menyampaikan presentasi di hadapan sejumlah peserta sesi perkuliahan paralel yang diikuti oleh 128 orang dari 70 perwakilan Pusat Studi Gender dan Anak dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia tersebut. Ada sepuluh tema utama yang diangkat dalam sesi perkuliahan paralel dimaksud, antara lain : (1) Wanita dalam Ekonomi Global, (2) Ekologi dan Ketahanan Pangan, (3) Pernikahan Anak, (4) Kebijakan Publik dan Pergerakan Sosial, (5) Inovasi dan Teknologi, (6) Identitas Kultur, Bahasa dan Seni, (7) Resolusi Konflik dan Kekerasan, (8) Agama, Kependudukan, dan Pluralisme, (9) Kesehatan Organ Reproduksi, dan (1) Pendidikan dan Keadilan Gender.

Sementara Ketua Tim PUG BC Perak, Lenni Ika Wahyudiasti menuturkan berbagai kebijakan responsif gender dalam presentasi bertajuk “Implementasi Kebijakan Responsif Gender di KPPBC TMP Tanjung Perak” di hadapan peserta perkuliahan paralel di salah satu kelas,  anggota Tim PUG BC Perak lainnya menggelar booth PUG BC Perak di salah satu stan yang disediakan oleh panitia. Selain mendapatkan buku saku PUG, brosur-brosur dan beberapa merchandise atau souvenir cantik berlogo BC Perak, pengunjung di booth Tim PUG BC Perak juga dapat menyaksikan video menarik berjudul “Kesetaraan Gender untuk Kesempurnaan Pengabdian” produksi Tim PUG BC Perak. Sambutan menggembirakan para peserta atas keberadaan booth Tim PUG BC Perak ini terekam dalam buku tamu yang mereka isikan. Sebagian besar memberikan apresisasi positif dan dukungan penuh atas berbagai kebijakan responsif gender yang telah dilakukan oleh KPPBC TMP Tanjung Perak.

Pada hari ketiga dan keempat, seminar dilanjutkan dengan penyajian materi “Kebijakan Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional” yang disampaikan oleh Dr. Drs. A. Darsono, Msi, Asisten Deputy Kesetaraan Gender Bidang Politik, Hukum dan Hankam, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak. Sebuah quote menarik dituturkan oleh Darsono di penghujung materinya, “Tidak ada keadilan tanpa komitmen dan tidak ada kesetaraan tanpa peluang”.

Selepas materi, pembicara beserta seluruh peserta melakukan penandatanganan komitmen bersama untuk terus-menerus memperjuangkan kesetaraan gender di manapun berada. Penandatanganan dilakukan di atas spanduk panjang  yang terbentang di dinding auditorium tempat seminar berlangsung. Agenda selanjutnya adalah kegiatan pelatihan penulisan artikel jurnal ilmiah dari Gender World Organization (GWO) dan International Journal of Indonesian Studies (IJIS). Sesi di dua hari terakhir ini bertujuan untuk membimbing peserta seminar agar dapat mempublikasikan artikel yang bermuatan gender pada salah satu jurnal internasional tersebut.

Dokumentasi Kegiatan :