BC Perak Tingkatkan Pemahaman Pegawai Melalui PPKP Sistem Pencatatan Piutang

#BCPerakPAHLAWAN "Pantang Menyerah dalam Pelayanan dan Pengawasan"

Surabaya, 05-11-2021 – Salah satu tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) adalah memungut bea masuk dan pajak dalam rangka impor guna kepentingan penerimaan keuangan negara. DJBC dalam melaksanakan tugas memungut bea masuk, bea keluar dan pajak, menerbitkan surat penetapan guna menagih pungutan negara yang harus dibayar (piutang). Tentunya diperlukan suatu sistem yang terstandarisasi untuk mempermudah penatausahaan dokumen tersebut.  

Dalam rangka memberikan pemahaman pegawai terkait mekanisme pencatatan serta kewajiban pencatatan dokumen sumber piutang, Bea Cukai Tanjung Perak mengadakan program pembinaan keterampilan pegawai (PPKP) pada jumat, 5 November 2021. Ahmad Tohari, Pemeriksa Bea dan Cukai Pertama, pada Seksi Perbendaharaan menyampaikan materi mengenai Mekanisme Pencatatan serta Kewajiban Pencatatan Dokumen Sumber Piutang pada SAPP. Sistem Aplikasi Piutang dan Pengembalian (SAPP) merupakan sistem aplikasi yang digunakan untuk melakukan penatausahaan, monitoring piutang dan pengembalian dalam rangka melaksanakan tugas penagihan pajak. Melalui aplikasi tersebut data piutang dapat terhimpun secara realtime. Adapun pencatatan dokumen sumber ke dalam daftar piutang pada SAPP dilakukan oleh Pejabat Bea dan Cukai yang melakukan penetapan paling lambat 1 (satu) hari kerja setelah diterbitkan dokumen sumber.

Diharapkannya dengan diadakannya PPKP ini tiap pegawai yang bersangkutan dapat memahami mekanisme pencatatan serta kewajiban pencatatan dokumen sumber piutang guna terciptanya akuntabilitas, transparansi, dan integritas dalam pelayanan.

facebook.com/bcperak

twitter.com/bcperak

#bcperak

#bcperakberaksi

#beacukaimakinbaik

(PLI Kantor Bea Cukai Tanjung Perak)