Dit. Teknis Kepabeanan Perkuat Fungsi Monitoring Client Manager AEO dan Client Coordinator MITA Kepabeanan di Jawa Timur

BC Perak BERAKSI

#Berani, jujuR, Amanah, tidaK korupSI#

Surabaya, (09/04/2019) – Authorized Economic Operator (AEO) dan Mitra Utama (MITA) Kepabeanan merupakan simplifikasi prosedur kepabeanan yang diberikan kepada pelaku usaha yang memiliki kualitas baik. Selain itu, perusahaan MITA ini memiliki kemudahan-kemudahan dari segi pembayaran atau pelayanan kepabeanan yang lain. Hingga saat ini program yang lahir dari gagasan organisasi kepabeanan dunia, World Customs Organization (WCO) itu telah diaplikasikan oleh 160 negara di dunia, salah satunya yakni Indonesia.

Kepala Subdirektorat Program Prioritas dan Authorized Economic Operator, Weko Loekitardjo bekerja sama dengan Bea Cukai Perak mengadakan Focus Group Discussion  (FGD) bertajuk Penguatan Fungsi Monitoring Client Manager AEO dan Client Coordinator MITA Kepabeanan. Acara ini  mengundang beberapa kantor bea cukai di wilayah Jawa Timur I seperti Bea Cukai Juanda, Bea Cukai Pasuruan, Bea Cukai Gresik dan Bea Cukai Sidoarjo. Dalam sambutannya Weko mengatakan bahwa pemahaman mendasar mengenai apa itu AEO perlu diluruskan, banyak yang beranggapan bahwa AEO merupakan sebuah fasilitas yang kedudukannya sejajar layaknya fasilias pembebasan, keringanan, penangguhan dan sebagainya padahal AEO merupakan sebuah kemudahan berupa simplifikasi prosedur. Dengan adanya penyeragaman pemahaman ini, diharapkan kedepan langkah atau prosedur yang diambil dapat selaras dan sesuai sasaran.

Menurut data yang diperoleh, tercatat jumlah perusahaan AEO di Indonesia mencapai  150 perusahaan, jauh berbeda dengan negara lain seperti Cina dan Hongkong yang jumlahnya mencapai angka 33.000. Untuk perusahaan MITA di wilayah Jawa Timur, sebanyak 120 perusahaan berada dalam pengawasan BC Perak, Juanda 71 perusahaan MITA, dan Sidoarjo 7 perusahaan MITA. Selain bertujuan untuk menyeragamkan prosedur monitoring terhadap perusahaan AEO dan MITA di wilayah Jawa Timur I, pertemuan ini juga bertujuan untuk memudahkan Direktorat Teknis dalam melakukan Pemetaan perusahaan AEO MITA di Indonesia. Sehingga apabila dikemudian hari ada kerjasama berskala internasional yang memerlukan partisipasi perusahaan AEO maupun MITA, bea cukai tidak lagi menemui kendala dalam pemilihan partisipan.

#bcperakberaksi #beacukaimakinbaik

(PLI Kantor Bea Cukai Tanjung Perak)