Potret Srikandi BC Perak Masa Kini

#BCPerakPAHLAWAN “Pantang Menyerah dalam Pelayanan dan Pengawasan”

Surabaya, 15-01-2021 - Isu Pengarusutamaan Gender bukanlah hal yang mudah untuk diimplementasikan dalam segala bidang, namun sebagai kantor dengan predikat PUG, BC Perak terus berupaya untuk memberikan kesempatan yang sama bagi laki-laki dan perempuan dalam pelaksanaan tugas di lapangan.  Isti Rahayu G, Ni Luh Putu Sueni, dan Komang Ayu Ratna W, tiga Srikandi Bea Cukai Tanjung Perak sebagai garda terdepan dalam mengawasi masuknya barang-barang dari Luar Negeri melalui tugasnya sebagai Pemeriksa Fisik Barang Impor di Pelabuhan Tanjung Perak.

Pelabuhan Tanjung Perak merupakan pelabuhan dengan volume importasi terbesar kedua di Indonesia, oleh karena itu tak dapat dipungkiri apabila jenis barang impor yang masuk begitu beragam. Kehadiran Tiga Srikandi Pemeriksa Barang tentunya membawa warna baru dalam dunia pemeriksaan barang yang mayoritas didominasi oleh laki-laki.  Sesuai dengan Instruksi Presiden nomor 11 tahun 2000 Pengarusutamaan gender merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kegiatan fungsional utama semua instansi dan lembaga pemerintah di tingkat pusat dan daerah. Oleh karena itu dengan adanya kebijakan responsif gender ini, diharapkan seluruh pegawai bea cukai dapat memiliki kesempatan yang sama tanpa terbatas oleh isu gender.

“Setiap pegawai yang sudah memenuhi persyaratan formal dan kompetensi teknis mempunyai kesempatan yang sama dalam kontribusi membuat Bea Cukai Makin Baik, tanpa harus dibatasi oleh jenis kelaminnya. Semua pegawai Bea Cukai harus siap melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, bertanggung jawab, dan penuh integritas” ujar Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Perak, Aris Sudarminto.

facebook.com/bcperak

twitter.com/bcperak

#bcperak

#bcperakmakinbaik

(PLI Kantor Bea Cukai Tanjung Perak)