SINERGI BEA CUKAI DAN KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN EKSPOR 962 KONTAINER HASIL PERIKANAN KE 44 NEGARA

#BCPerakBERAKSI

Berani, jujuR, Amanah, tidaK korupSI

Surabaya, 22-11-2019 – Bea Cukai dalam menjalankan fungsinya sebagai trade facilitator dan industrial assistance untuk mendorong dan mendukung industri agar dapat menjalankan proses bisnis dengan baik dan memfasilitasi perdagangan berskala internasional kembali membuahkan hasil. Sinergi dengan berbagai instansi terus dirajut untuk meningkatkan pengawasan dan pelayanan terhadap impor dan ekspor agar memberikan kemudahan bagi pengguna jasa. Jalinan sinergi yang apik antara Bea Cukai dan BKIPM Kementerian Kelautan dan Perikanan membuahkan hasil dengan terselenggaranya kegiatan Ekspor Raya Hasil Perikanan pada Jumat, 22 November 2019. Sejumlah 962 kontainer komoditas hasil perikanan dari 154 perusahaan diekspor ke 44 negara di berbagai belahan dunia.

Pelepasan Ekspor Raya Hasil Perikanan secara simbolis dilakukan di Pelabuhan Teluk Lamong dan diikuti oleh 8 pelabuhan lainnya melalui video conference, yaitu 5 Pelabuhan Utama dan 4 Pelabuhan Laut. Pelabuhan tersebut, Pelabuhan Teluk Lamong sebanyak 361 kontainer, Pelabuhan Tanjung Priok sebanyak 253 kontainer, Pelabuhan Belawan sebanyak 21 kontainer, Pelabuhan Tanjung Emas Semarang sebanyak 50 kontainer, Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar sebanyak 4 kontainer, Pelabuhan Bitung sebanyak 14 kontainer, Pelabuhan Bima sebanyak 9 kontainer, dan Pelabuhan Banjarmasin sebanyak 6 kontainer. Total volume hasil perikanan yang diekspor sebesar 191.194,95 ton dengan nilai devisa Rp1.503.485.536.000.

Sejalan dengan arahan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, bahwasannya kondisi neraca perdagangan menuntut peran aktif pemerintah untuk mendorong ekspor dan meningkatkan investasi. Peran aktif tersebut dapat dilakukan secara efektif melalui kolaborasi yang intensif antar Kementerian atau Lembaga.

Acara “Pelepasan Ekspor Raya Komoditas Perikanan” ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi yang berhasil guna dalam mendorong ekspor komoditas perikanan dan diharapkan dapat bermanfaat bagi seluruh pihak, terutama bagi pengguna jasa, khususnya untuk eksportir komoditi wajib periksa karantina baik yang berada di wilayah Surabaya maupun di seluruh Indonesia serta ekspor komoditas tersebut dapat dilakukan secara berkelanjutan. Kementerian Keuangan dalam hal ini Bea Cukai bersama-sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan akan terus berupaya melakukan sinergi untuk dapat memberikan fasilitasi perdagangan yaitu peningkatan kelancaran arus barang dan perdagangan sehingga dapat menekan ekonomi biaya tinggi, yang pada akhirnya akan menciptakan iklim perdagangan yang kondusif.

 

facebook.com/bcperak

twitter.com/bcperak

instagram.com/bcperak

 

#bcperak

#bcperakberaksi

#beacukairi

#beacukaimakinbaik

 

(PLI Kantor Bea Cukai Tanjung Perak)